Wednesday, May 11, 2016

Beda Lab bahasa manual dengan lab bahasa digital

Beda Lab bahasa manual dengan lab bahasa digital

Seorang rekanan yang datang ke kantor kami untuk memesan laboratorium bahasa, menggerutu karena merasa tertipu dengan lab bahasa yang telah dibelinya dari produsen lain beberapa waktu lalu. Dia bercerita bahwa lab bahasa yang telah dipesannya dari produsen lab bahasa lain itu memang tertulis ‘Digital’ di master controlnya, namun ternyata setelah kami lihat melalui foto-foto yang dibawanya, menurut kami itu adalah setara dengan lab bahasa manual kami. Jadi, customer kami tersebut telah membeli lab bahasa dari produsen lain seharga lab bahasa digital kami namun memiliki kemampuan seperti lab bahasa manual kami.
Laboratorium bahasa manual memang tidak memiliki perbedaan yang terlalu mencolok dibanding lab bahasa digital dalam hal penampilan fisik baik di master control maupun student panel sehingga kedua tipe lab ini tidak dapat dibedakan hanya melalui tampilan fisik dan perangkat pendukung lainnya seperti : document camera, tape repeater, educational recorder, monitor dan keyboard per siswa; dan perangkat pendukung yang lain. Jadi, jangan sesekali anda membedakan kedua tipe laboratorium bahasa ini melalui perangkat-perangkat tambahan yang digunakannya. Namun yang pasti, karena lab bahasa tipe digital selelu dilengkapi dengan microcontroller, maka lab bahasa digital mempunyai fungsi yang lebih kompleks dan sangat banyak dibanding lab bahasa manual.
Berikut beberapa panduan dalam membedakan laboratorium bahasa manual dan laboratorium bahasa digital :
 
Perhatikan, apakah ada item komputer ?
Tanyakan pada produsen lab bahasa anda, apakah paket lab bahasanya sudah dilengkapi dengan PC Komputer atau belum, dan tanyakan manfaat dari PC tersebut. Secara umum, lab bahasa digital dijalankan melalui software yang diinstall dalam PC master, namun pada beberapa lab bahasa manual juga telah dilengkapi dengan PC namun mempunyai fungsi lain dibanding lab bahasa manual. Jika pada lab bahasa digital fungsi PC adalah untuk menjalankan software control lab bahasa, sedangkan pada lab bahasa manual, PC digunakan untuk menjalankan software-software tambahan seperti : materi pembelajaran, kamus, internet dan sebagainya, dan bukan digunakan untuk menjalankan software utama dari lab bahasa tersebut. Dan jika dalam paket lab bahasa yang anda pesan tidak terdapat PC Komputer, maka hampir bisa dikatakan itu adalah lab bahasa manual.
 
Perhatikan fungsi / feature lab bahasa yang ditawarkan
Semua lab bahasa (baik digital dan manual) mempunyai fungsi standar untuk pembelajaran bahasa yaitu fungsi Model System, Communication / Intercom, Monitor, All Call, Mixed Call, Conference System, Pairing, Grouping dan Scanning. Sedangkan untuk lab bahasa digital harus mempunyai fungsi lebih dari standar fungsi tersebut diatas, minimal mempunyai fungsi database yang lengkap. Lab bahasa digital yang mastercontrolnya menggunakan software, biasanya memiliki tambahan fungsi database seperti : database siswa, database teacher, database absensi, database nilai dan lain-lain. Tanyakan fungsi atau feature lab bahasa yang akan anda beli ini ke produsen lab bahasa anda. Inilah yang membuat mengapa harga lab bahasa digital selalu lebih mahal daripada lab bahasa manual.
 
Jangan mudah tertipu label 'Digital' yang tertulis di perangkat
Jangan sesekali anda membedakan lab bahasa manual dengan digital hanya dari tampilan fisik apalagi hanya dari label ‘Digital’ yang ditempel baik di perangkat master controlnya maupun student panelnya. Hal ini karena beberapa produsen lab bahasa memberikan label dan tulisan ‘Digital’ dalam perangkat lab bahasanya seperti yang diceritakan oleh salah satu rekanan kami diatas.
Ketiga hal diatas, cukup untuk membedakan apakah lab bahasa yang anda pesan adalah lab bahasa manual atau lab bahasa digital, jangan sampai anda salah pilih karena kedua tipe lab bahasa diatas beda harganya bisa mencapai puluhan juta rupiah. Jika anda masih bingung, anda bisa berkonsultasi dengan kami.
source : http://www.winnertech.co.id/beda-lab-bahasa-manual-dengan-lab-bahasa-digital/

Penggunaan E-learning

Penggunaan E-learning

E-Learning menjadi bahasan yang menarik di dunia pendidikan khususnya bagi guru dan siswa yang menginginkan pembelajaran yang modern. Memasukkan teknologi di ruang kelas akan merangsang siswa untuk berinteraksi dengan guru dan siswa lain. Pelajaran yang paling baik jika dilakukan menggunakan E-Learning adalah pelajaran bahasa dan disusul dengan pelajaran sosial. Karena itu E-Learning sangat cocok digunakan di laboratorium bahasa.
Penggunaan E-Learning dalam laboratorium bahasa bisa berupa pemutaran film, iklan, presentasi online, diskusi online, kuis online, dan sebagainya. Tidak hanya pembelajaran menjadi lebih menarik, namun juga bisa membuat siswa fokus pada pelajaran dan tidak mengantuk.
Saat ini, hanya berbekal komputer dan software laboratorium bahasa saja, guru dan siswa sudah dapat berinteraksi dengan mudah, nyaman, dan tanpa perlu berteriak-teriak walaupun jarak antara mereka cukup jauh.
Software tersebut sudah memungkinkan guru untuk menayangkan video/film berbahasa Inggris ke seluruh siswa, melakukan percakapan dengan siswa, mengadakan ujian online, dan banyak fitur lainnya yang bisa membantu pembelajaran bahasa E-Learning.
Menciptakan Pendidikan Modern dengan Teknologi
Teknologi saat ini sudah sangat dekat dengan kehidupan kita. Bahkan balita pun sudah akrab dengan teknologi seperti tablet dan smartphone. Dengan menggunakan teknologi, kita bisa mendekati anak-anak lebih mudah. Ini juga bisa dilakukan di bidang pendidikan.
73% remaja di Amerika memiliki akses smartphone, 87% memiliki akses computer, dan 58% memiliki akses tablet.
Teknologi ini membuat perilaku remaja dan anak-anak berubah.
81% di antaranya menganggap belajar dengan menggunakan tablet di kelas akan membuat mereka lebih mudah dalam belajar dan membuat nilai mereka naik dengan signifikan.
89% di antaranya merasa belajar dengan menggunakan tablet sangatlah menyenangkan. Mereka pun ingin mengakses tablet lebih sering di kelas. Tentunya dengan tujuan untuk belajar.  Saat ini ada software laboratorium bahasa yang dapat diinstal di tablet sehingga guru tidak perlu khawatir dengan apa yang dilakukan oleh siswa karena guru dapat mengawasi kegiatan siswa melalui tablet guru.
Selain software laboratorium bahasa, guru juga bisa menginstall software pembelajaran lainnya dan menyimpan e-book. Guru juga bisa melakukan ujian online dengan menggunakan tablet. Kelas menjadi lebih terorganisir, meja tidak berantakan dengan buku dan kertas-kertas. Ujian pun menjadi lebih rapi tanpa banyak kertas yang berserakan. Guru juga lebih cepat mengoreksi hasil ujian. Bahkan hasilnya bisa keluar hari itu juga.
source : http://www.winnertech.co.id/penggunaan-e-learning/

Tuesday, May 10, 2016

Perlukah kita menggunakan Firewall?

firewall untuk lab bahasa

Perlukah kita menggunakan Firewall?

Firewall berfungsi sebagai tembok api untuk melindungi sistem Anda. Mungkin saja yang terjadi adalah Anda merasa terganggu dengan pertanyaan/konfirmasi yang sering ditampilkan software firewall saat Anda bekerja, atau pusing dengan konfigurasi firewall yang rumit, atau malah beberapa fungsi yang Anda butuhkan terblokir oleh firewall. Gawatnya lagi, Anda tidak tahu bagaimana menonaktifkan pemblokirannya. Kalau sudah begini kasusnya, firewall justru menjadi bumerang yang mengganggu sistem Anda sendiri. Karena itu perlu anda tahu bagaimana cara kerja dari firewall.
Personal Firewall adalah sebuah software aplikasi yang didesain untuk digunakan oleh end-user, yaitu pengguna komputer desktop/laptop sehingga sistem yang dilindungi terbatas kepada komputer yang diinstal personal firewall tersebut. Jika sebuah software firewall (atau software apapun) terinstal dalam sistem, kita perlu mengetahui sejelas mungkin apa yang dilakukan software tersebut.
Karena bagaimana pun, instalasi sebuah software tentu menambah beban sistem (kapasitas harddisk, penggunaan memory dan CPU saat dijalankan). Banyak sekali pilihan software personal firewall, tetapi secara fundamental, personal firewall mengerjakan tugas-tugas sebagai berikut :
1. Mengontrol traffic jaringan
Traffic jaringan terjadi karena adanya komunikasi/pertukaran data antarkomputer/host. Salah satu cara mudah untuk melihatnya, klik pada Local Area Connection untuk menampilkan status. Jika Anda melihat paket send/received menunjukkan angka yang terus bertambah, maka saat itu terjadi lalu-lintas data masuk (received) dan keluar (send). Tugas firewall adalah menginspeksi paket-paket ini, apakah diijinkan atau ditolak, sesuai dengan konfigurasi access policy yang diberikan.
Elemen-elemen paket data yang diinspeksi dapat berupa IP address dan port tujuan paket tersebut berasal, juga tentunya IP address dan port tujuan paket tersebut. Selain itu, header information paket juga dapat menjadi parameter filter.
Bayangkan jika dalam hal ini komputer anda tidak menggunakan firewall, semua IP dan port yang available dapat digunakan oleh paket data, sementara tidak semua paket data Anda perlukan, atau justru berbahaya jika tidak dicegah. Misalnya, sebuah spyware yang secara diam-diam mengirimkan paket yang berisi data rahasia dari harddisk Anda. Selain data bocor, Anda juga telah menyia-nyiakan bandwicth dan kuota upload/download.
2. Memberikan notifikasi
Personal firewall memberikan notifikasi/peringatan saat sebuah aplikasi mencoba melakukan koneksi keluar. Peringatan-peringatan ini dapat mengganggu jika Anda tidak mengetahiu fungsinya, tetapi bagi yang memahami fungsinya, Anda dapat memilih langkah yang benar dengan menentukan apakah mengizinkan koneksi tersebut atau tidak. Banyak malware yang berusaha melakukan koneksi keluar, tetapi dengan fitur firewall ini, Anda dapat mengetahui kemana koneksi dilakukan, dari program apa, dan menggunakan port berapa.
3. Menentukan program yang dapat mengakses jaringan
Salah satu resiko jika Anda melakukan kofingurasi personal firewall adalah beberapa aplikasi intranet/internet bisa tidak bekerja. Firewall dapat melakukan block/unblock aplikasi, tetapi kebijakannya ada ditangan Anda.
Terkadang firewall sangan mengganggu koneksi jaringan antar komputer. karena itu terkadang untuk keperluan jaringan komputer laboratorium bahasa kita perlu untuk menonaktifkan firewall pada windows. Dan untuk menyiasati adanya virus ataupun malware yang dapat menyerang komputer, Anda dapat menginstal antivirus pada masing-masing komputer.
source : http://www.winnertech.co.id/perlukah-kita-menggunakan-firewall/

Panduan memilih tipe lab bahasa

panduan-memilih-labbahasa

Panduan memilih tipe lab bahasa

Sekolah atau instansi anda akan melakukan pemasangan laboratorium bahasa dalam waktu dekat ini? Lalu, tipe lab bahasa seperti apa yang cocok dan sesuai dengan kebutuhan anda? Jangan bingung, berikut kami berikan tips untuk memilih lab bahasa yang tepat bagi sekolah atau instansi anda.
Secara umum, produk lab bahasa yang kami produksi ada 3 macam: yakni model manual, digital dan multimedia. Masing-masing jenis laboratorium bahasa tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Laboratorium Bahasa Manual adalah lab bahasa yang menggunakan perangkat elektronika tanpa microcontroller. Karena tanpa microcontroller, tentu saja lab bahasa jenis ini mempunyai fungsi pembelajaran yang standart. Lab jenis ini untuk pengoperasiannya sama sekali tidak terhubung dengan komputer, sehingga maintenance lab jenis ini sangat mudah dan murah. Karena sifatnya yang demikian, biasanya lab jenis ini banyak digunakan oleh sekolah setingkat SD atau SMP atau sekolah-sekolah yang ada di pelosok daerah dimana tingkat SDM guru dan teknisi lab tidak membutuhkan skill yang tinggi.
 
 
KELEBIHAN:
  • Perangkat sederhana, tidak memerlukan maintenance yang mahal.
  • Harga relatif murah.
  • Tidak memerlukan SDM dengan skill tinggi.
KEKURANGAN:
  • Fungsi lab standart, tidak terlalu banyak seperti fungsi digital.
Lab Bahasa Digital adalah perangkat lab bahasa yang sudah menggunakan microcontroller untuk mengatur fungsi-fungsi lab bahasa. Karena menggunakan microcontroller yang diprogram melalaui software, tentu saja fungsi-fungsi lab yang dijalankan bisa lebihbanyak dan bervariasi dibanding lab bahasa manual. Lab jenis ini ada yang terhubung dengan software komputer dan ada juga yang tidak dihubungkan dengan komputer. Lab Bahasa WinnerTech model Digital yang harus terhubung dengan komputer adalah tipe WT01SE, WT02, WT03 dan WT04 Wireless. Sedangkan yang tidak harus terhubung dengan komputer adalah tipe dual console WT01DC. Adapun jika laboratorium bahasa yang terhubung dengan komputer tentunya juga mempunyai fungsi yang lebih banyak dibanding yang tidak menggunakan komputer. Beberapa fungsi yang hanya ada di lab bahasa digital yang terhubung dengan komputer adalah : dapat menyimpan database siswa dan kelas, dapat menyimpan data absensi dan nilai siswa, fungsi kamus, fungsi multimedia dan sebagainya.
 
 
KELEBIHAN:
  • Mempunyai fungsi lab yang lebih kompleks dibanding lab manual.
  • Menggunakan komputer, sehingga fungsi-fungsi lab bisa lebih dikembangkan semaksimal mungkin (multimedia, kamus, dsb).
  • Terdapat fungsi database untuk menyimpan data siswa, nilai, kelas, guru, dan sebagainya.
  • Dapat dihubungkan dengan pembelajaran online.
KEKURANGAN:
  • Harga lebih mahal daripida lab manual.
  • Membutuhkan guru & teknisi lab dengan skill lebih tinggi daripada lab manual (minimal paham pengoperasian komputer)
Lab Bahasa Multimedia adalah perangkat laboratorium bahasa dimana fungsi-fungsi pembelajarannya 100% dikendalikan melalui software. Oleh karena itu, pada masing-masing client/siswa dan juga master harus terdapat sebuah komputer untuk mendukung fungsi tersebut. Lab bahasa jenis ini juga dapat digunakan sebagai lab komputer.
 
 
KELEBIHAN:
  • Controlling 100% menggunakan software sehingga mempunyai fungsi lab yang lebih kompleks dibanding kedua jenis lab diatas.
  • Menggunakan komputer, sehingga fungsi-fungsi lab bisa lebih dikembangkan semaksimal mungkin (multimedia, kamus, dsb).
  • Terdapat fungsi database untuk menyimpan data siswa, nilai, kelas, guru, dan sebagainya.
  • Dapat dihubungkan dengan pembelajaran online.
  • Dapat digunakan juga untuk lab komputer.
KEKURANGAN:
  • Harga paling mahal.
  • Membutuhkan guru & teknisi lab dengan skill tinggi untuk maintenance jaringan komputer.
source : http://www.winnertech.co.id/panduan-memilih-tipe-lab-bahasa/

Monday, May 9, 2016

Mengenal Software 3D Augmented Reality untuk pendidikan


software augmented reality edukasi
sofwate 3D

Mengenal Software 3D Augmented Reality untuk pendidikan

Dewasa ini kita mengenal satu dunia yang disebut dunia maya sebagai hasil rekayasa imajinasi manusia. Dunia maya ini memiliki karakteristik yang menembus batas-batas kenormalan yang ada di dunia nyata. Berdasarkan ide kreatif dan pola pikir maka terciptalah sebuah dunia virtual yang seharusnya tidak ada menjadi ada. Berbagai contohnya adalah dunia film animasi, dunia game, dan dunia internet.
Lalu bagaimana hubungannya dengan augmented reality (AR)? Augmented reality adalah penggabungan dua dunia, yaitu dunia nyata dan dunia maya. Tetapi di sini kita lebih berfokus pada penambahan objek dunia maya pada dunia nyata.
Augmented reality (AR), sesuai namanya, adalah teknologi yang mampu menyuguhkan informasi dan gambaran tambahan secara virtual (virtual computer-generated imagery) mengenai suatu obyek fisik di dunia nyata ketika obyek tersebut dapat dikenali melalui metode computer vision dan object recognition, dan dianalisis oleh komputer menggunakan perangkat lunak aplikasi AR. Komponen perangkat keras (hardware) utama untuk melayani penerapan augmented reality meliputi display, tracking, peralatan masukan data (input devices), dan CPU.
Dalam bidang medis, AR digunakan dalam hal yang cukup penting. Contoh penggunaannya adalah pada pemeriksaan sebelum operasi, seperti CT Scan atau MRI, yang memberikan gambaran kepada ahli bedah mengenai anatomi internal pasien. Dari gambar-gambar ini kemudian pembedahan direncanakan. Realitas tertambah dapat diaplikasikan sehingga tim bedah dapat melihat data CT Scan atau MRI pada pasien saat pembedahan berlangsung. Penggunaan lain adalah untuk pencitraan ultrasonik, di mana teknisi ultrasonik dapat mengamati pencitraan fetus yang terletak di abdomen wanita yang hamil.
Ar juga sedang marak digunakan dalam bidang advertising. Salah satu contoh produk yang menggunakan Augmented Reality di Indonesia adalah Sosro Heritage, di mana pada kemasan teh tersebut kita dapat melihat keindahan alam Indonesia dalam bentuk digital, misalkan kemasan teh yang bergambar Candi Borobudur, maka yang terjadi adalah di kemasan teh akan muncul sebuah Candi Borobudur dalam bentuk digital 3D.
Harian Kompas juga telah memperkenalkan fitur baru yang mampu meng-‘kolaborasi’-kan pengalaman nyata membaca Kompas versi cetak dengan “pengalaman virtual” menjelajahi konten tambahan pada edisi Kompas AR yang berada di dunia maya melaluiteknologi Augmented Reality (AR). Pembaca Kompas cetak yang menemukan berita atau iklan yang dilengkapi fitur AR (dapat dikenali dari adanya ikon Kompas AR) tinggal mengarahkan konten tersebut menghadap webcam yang terpasang pada PC atau laptopnya. Aplikasi AR akan mengenali konten tersebut, yang lantas me-load konten tambahan pada layar komputer mereka.
Lalu bagaimana dengan manfaat aplikasi ini di dunia pendidikan? Tentunya sangat banyak sekali. Dengan penggabungan konsep dunia nyata dan dunia maya, seorang guru yang menggunakan software berbasis AR akan dengan mudah menjelaskan suatu objek 3D dalam pembelajaran secara mudah dan fun kepada siswanya. Misalkan dalam pembelajaran “Planet dan Galaksi”, Guru dengan mudahnya menampilkan visual beberapa planet, ukurannya dan pergerakannya terhadap matahari. Berikut contoh video aplikasi Augmented Reality yang dipasarkan oleh PT WinnerTech Lintas Nusa. Informasi lebih lanjut tentang software ini silahkan kontak CS kami pada jam kerja.
source : http://www.winnertech.co.id/mengenal-software-3d-augmented-reality-untuk-pendidikan/

OpenOffice : aplikasi perkantoran opensource yang tepat untuk pendidikan

openoffice untuk pendidikan

OpenOffice : aplikasi perkantoran opensource yang tepat untuk pendidikan

Open Office adalah perangkat lunak perkantoran open-source untuk pengolah kata, spreadsheet, presentasi, grafis, basis data dan masih banyak lagi. Aplikasi ini tersedia dalam banyak bahasa dan bekerja pada semua komputer. Aplikasi ini menyimpan data Anda pada format terbuka standar internasional dan juga mampu membaca/menulis berkas dari paket perkantoran lainnya. Aplikasi ini bisa didownload dan digunakan tanpa biaya untuk segala keperluan di http://www.openoffice.org/

Open Office untuk pendidikan
Untuk murid-murid
OpenOffice.org 3 membentuk sebuah platform pengajaran ideal untuk kemampuan komputer dasar, tanpa mengikat para murid pada produk komersial. Lisensi perangkat lunak bebas berarti para murid dapat diberi salinan dari perangkat lunak untuk digunakan di rumah – sepenuhnya legal – sebuah ‘nilai tambah’. Untuk murid-murid IT, perangkat lunak berbasis OpenOffice.org juga merupakan platform ideal untuk membangun kemampuan IT dan memahami rekayasa perangkat lunak yang sebenarnya.

Untuk guru dan akademis
OpenOffice.org 3 juga merupakan platform ideal untuk membangun materi pengajaran dan mengelola tugas-tugas administratif. Sebagai contoh, pengolah kata Writer cukup mudah untuk memo sederhana, tetapi juga cukup handal untuk desertasi yang kompleks. Untuk staff IT, lisensi perangkat lunak open-source berarti akhir dari kekhawatiran akan lisensi dan ancaman akan audit perangkat lunak. OpenOffice.org 3 dikembangkan, ditranslasikan, dan didukung oleh komunitas internasional yang dihubungkan oleh internet, membuka kesempatan yang menarik untuk proyek sekolah.

Terbuka untuk semua
OpenOffice.org 3 adalah pelopor gerakan internasional dalam pergerakan untuk penyertaan digital –   perangkat lunak dengan kualitas terbaik, terlepas dari pendapatan. OpenOffice.org 3 tersedia dalam beberapa bahasa, dan kami secara aktif menganjurkan tim-tim lokal untuk menghasilkan versi untuk bahasa lokal. Kami membangun perangkat lunak dengan sebuah proses open-source – ekuivalen dalam bidang komputer dengan publikasi per review – membuat perangkat lunak dengan kualitas terbaik.
source : http://www.winnertech.co.id/openoffice-aplikasi-perkantoran-opensource-yang-tepat-untuk-pendidikan/

Sunday, May 8, 2016

Yakin spidol anda lebih aman dibanding kapur tulis?

Yakin spidol anda lebih aman dibanding kapur tulis?

Berbicara mengenai kapur tulis mungkin untuk sebagian anak muda jaman sekarang tidak begitu mengenal kapur tulis. Tapi bagi kita yang tumbuh besar jauh sebelum tahun 2000 an sudah terbiasa dengan kapur, walaupun menggunakannya saat masa kecil dulu . Saat ini umumnya orang lebih sering menggunakan spidol untuk menulis dalam kegiatan di kelas atau ruang rapat. Penggunaan spidol dirasa lebih simple dan mudah bila dibandingkan dengan penggunaan kapur tulis. Banyak orang mengeluhkan repotnya menggunakan kapur, dikarenakan munculnya banyak debu, tangan yang mudah kotor dsb.
Tapi tau kah kamu, bahwa kapur tulis ternyata jauh lebih aman bila dibandingkan dengan spidol.
Menurut penelitian di laboratorium ITB, dibuktikan bahwa kandungan dalam kapur tulis tidak membahayakan pernafasan. Hanya mungkin butiran kapur tulis kadang menyebabkan sedikit rasa panas di kulit (untuk beberapa orang). Tapi karena debu kapur tulis tergolong ukuran besar, butiran nya tertahan oleh bulu-bulu hidung, sehingga tidak sempat masuk ke dalam paru-paru. Tetapi partikel kapur ini dapat menyebabkan batuk-batuk.
Justru bahan kimia (Xylene) dalam spidol yang terhisap tubuh dapat mengganggu kesehatan, karena ukurannya yang lebih kecil dan lebih berbahaya. kalau terhirup maka partikel nya bisa mengendap di paru-paru, sehingga dalam jangka waktu yang lama, bisa menyebabkan penyakit paru-paru.
Jika kalian merasa repot dengan debu yang ditimbulkan akibat penggunaan kapur tulis, maka kini tidak usah perlu khawatir lagi. Karalink solusinya, kapur alami ramah lingkungan yang bebas debu. Kapur karalink hanya dapat dihapus dengan penghapus yang telah dilembabkan/dibasahi dengan air, maka debu yang dihasilkan dari penggunaan kapur akan hilang dan bersih. Jadi masih keberatan menggunakan kapur?
source : http://www.winnertech.co.id/yakin-spidol-anda-lebih-aman-dibanding-kapur-tulis/