Berbicara
mengenai kapur tulis mungkin untuk sebagian anak muda jaman sekarang
tidak begitu mengenal kapur tulis. Tapi bagi kita yang tumbuh besar jauh
sebelum tahun 2000 an sudah terbiasa dengan kapur, walaupun
menggunakannya saat masa kecil dulu . Saat ini umumnya orang lebih
sering menggunakan spidol untuk menulis dalam kegiatan di kelas atau
ruang rapat. Penggunaan spidol dirasa lebih simple dan mudah bila
dibandingkan dengan penggunaan kapur tulis. Banyak orang mengeluhkan
repotnya menggunakan kapur, dikarenakan munculnya banyak debu, tangan
yang mudah kotor dsb.
Tapi tau kah kamu, bahwa kapur tulis ternyata jauh lebih aman bila dibandingkan dengan spidol.
Menurut penelitian di laboratorium ITB, dibuktikan bahwa kandungan dalam kapur tulis tidak membahayakan pernafasan. Hanya mungkin butiran kapur tulis kadang menyebabkan sedikit rasa panas di kulit (untuk beberapa orang). Tapi karena debu kapur tulis tergolong ukuran besar, butiran nya tertahan oleh bulu-bulu hidung, sehingga tidak sempat masuk ke dalam paru-paru. Tetapi partikel kapur ini dapat menyebabkan batuk-batuk.
Justru bahan kimia (Xylene) dalam spidol yang terhisap tubuh dapat mengganggu kesehatan, karena ukurannya yang lebih kecil dan lebih berbahaya. kalau terhirup maka partikel nya bisa mengendap di paru-paru, sehingga dalam jangka waktu yang lama, bisa menyebabkan penyakit paru-paru.
Jika kalian merasa repot dengan debu yang ditimbulkan akibat penggunaan kapur tulis, maka kini tidak usah perlu khawatir lagi. Karalink solusinya, kapur alami ramah lingkungan yang bebas debu. Kapur karalink hanya dapat dihapus dengan penghapus yang telah dilembabkan/dibasahi dengan air, maka debu yang dihasilkan dari penggunaan kapur akan hilang dan bersih. Jadi masih keberatan menggunakan kapur?
Tapi tau kah kamu, bahwa kapur tulis ternyata jauh lebih aman bila dibandingkan dengan spidol.
Menurut penelitian di laboratorium ITB, dibuktikan bahwa kandungan dalam kapur tulis tidak membahayakan pernafasan. Hanya mungkin butiran kapur tulis kadang menyebabkan sedikit rasa panas di kulit (untuk beberapa orang). Tapi karena debu kapur tulis tergolong ukuran besar, butiran nya tertahan oleh bulu-bulu hidung, sehingga tidak sempat masuk ke dalam paru-paru. Tetapi partikel kapur ini dapat menyebabkan batuk-batuk.
Justru bahan kimia (Xylene) dalam spidol yang terhisap tubuh dapat mengganggu kesehatan, karena ukurannya yang lebih kecil dan lebih berbahaya. kalau terhirup maka partikel nya bisa mengendap di paru-paru, sehingga dalam jangka waktu yang lama, bisa menyebabkan penyakit paru-paru.
Jika kalian merasa repot dengan debu yang ditimbulkan akibat penggunaan kapur tulis, maka kini tidak usah perlu khawatir lagi. Karalink solusinya, kapur alami ramah lingkungan yang bebas debu. Kapur karalink hanya dapat dihapus dengan penghapus yang telah dilembabkan/dibasahi dengan air, maka debu yang dihasilkan dari penggunaan kapur akan hilang dan bersih. Jadi masih keberatan menggunakan kapur?
No comments:
Post a Comment